http://abditani.jurnalpertanianunisapalu.com/index.php/abditani/issue/feed Jurnal Abditani 2020-10-20T07:16:20+00:00 If'all, S.TP., M.Si ifall@unisapalu.ac.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;">Jurnal Abditani merupakan salah satu jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu. Jurnal ini berisi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang merupakan hilirisasi dari hasil-hasil penelitian dalam rumpun ilmu pertanian umum yang meliputi pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan. Jurnal abditani diterbitkan dua tahun sekali yaitu pada bulan April dan Oktober</p> http://abditani.jurnalpertanianunisapalu.com/index.php/abditani/article/view/62 SAMPUL 2020-10-20T05:56:46+00:00 admin admin admin@jurnalpertanianunisapalu.com <p>SAMPUL</p> 2020-10-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Abditani http://abditani.jurnalpertanianunisapalu.com/index.php/abditani/article/view/47 DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN KAKAO MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN DESA MITRA DI KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG 2020-09-12T07:13:23+00:00 Abdul Rahim a_pahira@yahoo.com Gatot Siswo Hutomo a_pahira@yahoo.com Shahabuddin a_pahira@yahoo.com Ismail a_pahira@yahoo.com Farid a_pahira@yahoo.com <p>Salah satu komoditas unggulan Provinsi Sulawesi Tengah adalah tanaman kakao. Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) merupakan Model Pemberdayaan Masyarakat. PPDM bertujuan untuk meningkatkan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mitra dengan cara peningkatan keberdayaan mitra. Ada dua mitra yang terlibat pada program PPDM adalah Mekar Jaya Kakao Tanampedagi dan Mekar Indah Tanampedagi yang keduanya berada di Desa Tanampedagi Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong Propinsi Sulawesi Tengah. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra pada tahun 2020 diantaranya pembuatan teh daun kakao, mutu biji kakao yang dihasilkan rendah, teknologi pengolahan biji kakao menjadi bubuk cokelat, pasta cokelat dan lemak kakao masih sangat terbatas termasuk proses pembuatan aneka produk turunan dari cokelat serta pengemasannya. Pelaksanaan program dilakukan oleh 3 (tiga) dosen yang memiliki kepakaran multidisiplin meliputi ilmu hama dan penyakit tanaman dan teknologi pengolahan hasil pertanian. Pada tahun 2020, pelaksanaan kegiatan dilakukan selama 10 bulan dengan rincian 1 bulan persiapan, 8 bulan pelaksanaan kegiatan utama dan 1 bulan untuk pelaporan. Hasil PPDM pada tahun 2020 telah dilakukan penyuluhan, pelatihan, praktek dan pendampingan pada kegiatan yang telah disepakati dengan mitra diantaranya teknologi pembuatan teh daun kakao, penerapan teknologi fermentasi biji kakao, teknologi pengolahan biji kakao menjadi bubuk coklat, pasta cokelat dan lemak cokelat serta diversifikasi produk olahan seperti susu cokelat, minuman, magnum, silverquin, cokelat isi dengan berbagai varian rasa dan es krim. Masyarakat dan mitra memiliki partisipasi yang tinggi dalam pelaksanaan program karena mereka membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang terkait dengan pengelolaan perkebunan kakao secara menyeluruh. Program kegiatan berdampak langsung kepada peningkatan kesejahteraan kelompok tani mitra</p> 2020-10-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Abditani http://abditani.jurnalpertanianunisapalu.com/index.php/abditani/article/view/52 PENGUATAN KEARIFAN LOKAL KELOMPOK TANI PASCA BENCANA ALAM DESA KALIBURU KECAMATAN SINDUE TOMBUSABORA KABUPATEN DONGGALA SULAWESI TENGAH 2020-10-05T14:30:55+00:00 Ridwan ridwan@unisapalu.ac.id Ahsan Mardjudo ahsanmardjudo@gmail.com <p>Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Penguatan Kearifan Lokal Pasca Bencana Alam Desa Kaliburu Kecamatan Sindue Tombusabora Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Kaliburu terhadap kearifan lokal, membantu meringankan pembiayaan dalam menggarap lahan pertanian bagi petani masyarakat desa Kaliburu, mendorong masyarakat desa Kaliburu untuk lebih memahami pentingnya pelestarian kearifan lokal noasiala pale dalam mengelola sumnberdya pertanian untukmemenuhi kebutuhan hidupnya, memberikan informasi dan pembelajaran bagi masyarakat dan pemerintah desa Kaliburu terhadap manfaat kearifan lokal<em>nosiala pale</em> atau kerja kelompok bergotong royong. Dalam kegiatan PKM metode yang dikembangkan adalah metode yang dikembangkan untuk mendapatkan data-data kearifan lokal adalah wawancara langsung kepada&nbsp; aparat desa, tokoh masyarakat, tokoh adat. Praktek pelaksanaan <em>nosiala pale</em>atau gotong royong adalahpembukaan lahan, pembersihan lahan, penugalan atau pembuatan lubang untuk ditanami jagung, penanaman jagung atau pengisian jagung dilubang yang sudah disiapkan, penyemprotan hama,pembersihan rumput atau teki-tekian yang bisa menghambat pertumbuhan jagung, panen dan pasca panen jagung, dan musyawarah desa pembahasan naskah akademik ranperdes penguatan kearifan lokal.Adapun realiasi kegiatan adalah terlaksananya pelaksanaan bercocok tanam jagung sampai kepada panen (lokal:<em>molopu</em>), dan melahirkan Peraturan Desa Kaliburu tentang pelestarian kearifan lokal kerja kelompok bergotong royong&nbsp; (<em>nosiala pale</em>)</p> <p><em>&nbsp;</em></p> 2020-10-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Abditani http://abditani.jurnalpertanianunisapalu.com/index.php/abditani/article/view/48 SENTRA PENGEMBANGAN KAKAO SECARA TERPADU DI TONUSU KECAMATAN PAMONA PUSELEMBA KABUPATEN POSO 2020-09-12T07:14:35+00:00 Syahraeni Kadir a_pahira@yahoo.com Sakka Samudin a_pahira@yahoo.com Ponirin a_pahira@yahoo.com Abdul Rahim a_pahira@yahoo.com Diky Gunawan Suwiryono a_pahira@yahoo.com Victoryos Metoli a_pahira@yahoo.com <p>Penghasil kakao terbesar di Indonesia adalah Provinsi Sulawesi Tengah sehingga kakao ditetapkan sebagai komoditas unggulan. Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dengan tema PPDM Sentra Pengembangan Kakao Secara Terpadu Di Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso. PPDM bertujuan untuk peningkatkan pengembangan kelompok tani dan Usaha Mikro Kecil Menengah untuk peningkatan pemberdayaan masyarakat barbasis perkebunan kakao. Ada dua kelompok tani sebagai mitra PPDM yaitu Harapan Baru dan Koromboyo Lestari yang keduanya berada di Desa Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah. Pelaksanaan program direncanakan pada tahun 2020 melibatkan tiga dosen yang memiliki kepakaran multidisiplin meliputi ilmu perbenihan dan kultur jaringan, teknologi pengolahan hasil pertanian dan ilmu manajemen. Hasil pelaksanaan kegiatan program PPDM pada tahun 2020 melalui penyuluhan, pelatihan, praktek dan pendampingan yang telah disepakati dengan mitra diantaranya teknologi pembibitan tanaman kakao, teknologi budidaya, teknologi pembuatan pupuk organik dengan menggunakan limbah kakao (daun dan kulit kakao), teknologi pemangkasan dan kebersihan perkebunan tanaman kakao, teknologi pengendalian hama dan penyakit kakao dan teknologi fermentasi. Kegiatan ini memiliki dampak ekonomi terutama warga masyarakat Desa Tonusu khususnya kelompok tani mitra karena dapat langsung diaplikasikan pada perkebunan kakao mereka. Masyarakat dan mitra memiliki partisipasi yang tinggi dalam pelaksanaan program karena mereka membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang terkait dengan pengelolaan perkebunan kakao secara terpadu dan terintegrasi. Luaran yang telah diperoleh diantaranya penangkar bibit kakao, pupuk organik, produktvitas kebun meningkat dan terjadi peningkatan mutu biji kakao yang dihasilkan</p> 2020-10-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Abditani http://abditani.jurnalpertanianunisapalu.com/index.php/abditani/article/view/50 STRATEGI PENEKANAN POPULASI TIKUS DENGAN RUBUHA (RUMAH BURUNG HANTU) DI PERSAWAHAN DESA PLUMPANG LAMONGAN 2020-10-01T12:36:47+00:00 Febi Dwi Putri febiputri2217@gmail.com Madziatul Churiyah dewi.putri.1703216@students.um.ac.id Ipung Prayogo dewi.putri.1703216@students.um.ac.id Keke Harimurti dewi.putri.1703216@students.um.ac.id <p>Pertanian merupakan sektor pembangunan yang diunggulkan karena menjadi sumber perekonomian di Indonesia. Untuk menghasilkan hasil pertanian yang diharapkan, para petani melakukan berbagai bentuk upaya yang ditujukan untuk memaksimalkan hasil pertanian tersebut. Salah satu permasalahan yang dihadapi petani desa Plumpang adalah hama tikus yang menyerang tanaman padi selama dua tahun terakhir. Untuk mengendalikan populasi hama tikus dapat melalui hewan predator sebagai musuh alami tikus. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu observasi, perencanaan, sosialisasi, dan pemasangan rumah burung hantu (rubuha). Kegiatan observasi dilakukan untuk mengumpulkan berbagai data pertanian yang ada di desa Plumpang. Perencanaan dilakukan untuk membuat konsep kegiatan pertanian. Sosialisasi dilakukan melalui poster dan video yang berisi pengetahuan dan efektivitas penggunaan rubuha. Pemasangan rubuha dilakukan untuk membantu mengatasi masalah hama tikus di persawahan desa Plumpang. Kegiatan pengabdian ini disambut antusias oleh warga desa Plumpang dan berharap dapat meningkatkan hasil panen padi setiap tahunnya.</p> 2020-10-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Abditani http://abditani.jurnalpertanianunisapalu.com/index.php/abditani/article/view/54 PROGRAM DESA MITRA: PENERAPAN ZERO WASTE AGRICULTURE MELALUI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR BIOKULTUR DAN BIOURIN 2020-10-16T06:17:02+00:00 Nur Hayati nurhayatirs939@gmail.com Haerani Maksum aernanimaksum64@gmail.com Usman Made usman.made06@gmail.com Sitti Rahmawati sittirahmawati@yahoo.com Sulaeman sulaemanjie6976@gmail.com Burhanuddin Nasir burhanuddin.hnasir@gmail.com <p><em>Limbah pertanian dan peternakan termasuk sumberdaya petani yang belum termanfaatkan dengan baik, bahkan bila tidak dikelola dapat menjadi sumber pencamaran lingkungan. Limbah pertanian seperti jerami banyak digunakan sebagai pakan ternak tetapi belum melalui teknologi pengolahan pakan, sedangkan limbah ternak berupa </em><em>feses digunakan sebagai pupuk tanpa proses pengolahan serta urin hanya dibuang. Dengan demikian diperlukan konsep integrasi pertanian dan peternakan dalam rangka pelaksanaan zero waste farming. </em><em>Program desa mitra ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat tani dalam pembuatan pupuk organik cair biokultur dan biourin menggunakan feses dan urin sapi dalam mewujudkan zero waste farming system. Metode yang diterapkan dalam PPDM adalah community development dengan bentuk kegiatan berupa penyuluhan, pelatihan, difusi ipteks dan pendampingan masyarakat,&nbsp; dengan mitra kegiatan ini adalah anggota kelompok tani “Singgani” dan “Belota Singgani” Desa Pombewe Kecamatan Sigi Biromaru. Dalam program desa mitra ini petani dilatih membuat pupuk organik cair dari limbah ternak berupa feses dan urin sapi segar untuk dibuat menjadi POC biokultur dan biourin. Hasil pelaksanaan program desa mitra&nbsp; menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan, serta dapat membuat dan mengembangkan pupuk organik cair bioukultur dan biourin.</em></p> 2020-10-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Abditani http://abditani.jurnalpertanianunisapalu.com/index.php/abditani/article/view/53 PERBANYAKAN ANGGREK ALAM SECARA VEGETATIF MELALUI STEK DAN PEMISAHAN RUMPUN 2020-10-12T08:15:16+00:00 Zulkaidhah Zulkaidhah zul.untad@gmail.com Asri Pirade zul.untad@gmail.com Ariyanti zul.untad@gmail.com Sustri zul.untad@gmail.com <p>Anggrek alam merupakan salah satu hasil hutan non kayu yang termasuk dalam golongan tanaman hias yang sangat digemari. Tingginya permintaan anggrek menyebabkan anggrek memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Hal ini menjadi salah satu penyebab tingginya eksploitasi anggrek alam dalam hutan. kegiatan eksploitasi secara terus menerus menjadikan anggrek alam terancam punah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melestarikan tanaman anggrek khususnya anggrek alam yang terancam punah melalui kegiatan budidaya anggrek alam secara vegetatif melalui pemisahan rumpun dan stek. Metode yang digunakan dalam program ini adalah metode penyuluhan dan pelatihan tentang perbanyakan anggrek alam secara vegetative melalui stek dan pemisahan rumpun. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini yaitu indukan anggrek alam yang tergolong sympodial (Cymbidium sp., Bulbophyllum sp. Grammatophyllum sp.) diperbanyak melalui pemisahan rumpun. Satu indukan dapat dipisahkan menjadi 4-5 rumpun. Sedangkan untuk anggrek alam yang tergolong monopodial (Dendrobium sp. dan Vanda sp.) diperbanyak dengan cara stek karena model pertumbuhannya secara vertikal. Satu indukan dewasa juga dapat menghasilkan&nbsp;&nbsp; 4 – 5 stek. Pola kerja sama yang dijalankan dalam kegiatan ini yaitu melalui kerja sama dengan kelompok-kelompok tani anggrek alam yang ada di Desa Karunia Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi sebagai penyedia indukan anggrek yang selanjutnya diperbanyak secara vegetative melalui stek dan pemisahan rumpun</p> 2020-10-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Abditani http://abditani.jurnalpertanianunisapalu.com/index.php/abditani/article/view/58 PENERAPAN TEKNOLOGI USAHATANI TERINTEGRASI TANAMAN DAN TERNAK UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN EKONOMI MASYARAKAT 2020-10-19T02:30:17+00:00 Abdul Syakur abdsyakur@yahoo.com Haerani Maksum haernanimaksum64@gmail.com Sri Anjar Lasmini srianjarlasmini@gmail.com Nur Hayati nurhayatirs939@gmail.com <p>UPT Bulupountu Jaya terletak di Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi dikenal sebagai daerah yang kaya dengan potensi sumberdaya alam diantaranya sumberdaya pertanian khususnya hortikultura dan peternakan. Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dalam bidang pertanian yaitu kurangnya ketrampilan tentang tata cara peningkatan produk hasil pertanian. Atas permasalahan tersebut maka solusi yang dilakukan adalah melakukan pelatihan dan pendampingan masyarakat dalam penerapan teknologi usaha tani terintegrasi tanaman dan ternak. Metode yang dilakukan adalah, pelatihan, demplot teknologi, dan pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal. Target luaran yang diharapkan adalah peningkatan kapasitas sumberdaya petani sehingga mampu mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang usahatani terpadu dan terintegrasi tanaman dan ternak.&nbsp; Hasil pelaksanaan program PKM menujukkan bahwa petani – peternak sangat antusias dalam mengikuti&nbsp; kegiatan pelatihan pembuatan kompos dari limbah tanaman dan limbah ternak, dengan pelatihan tersebut maka limbah pertanian dan peternakan yang sering menjadi sumber pencemaran lingkungan di sekitar permukiman warga sudah dimanfaatkan menjadi saprodi pertanian, sehingga usahatani yang dikembangkan menjadi usahatani tanpa limbah (<em>zero waste agriculture</em>), bahan dasar pembuatannya sangat mudah diperoleh karena pada dasarnya terdapat di sekitar lokasi pertanaman dan sangat melimpah, dan dengan mengikuti pelatihan tersebut, petani memiliki pemahaman dan kemauan yang kuat untuk mengurangi bahkan tidak lagi menggunakan pupuk anorganik dalam kegiatan usaha tani<em>.</em></p> 2020-10-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Abditani http://abditani.jurnalpertanianunisapalu.com/index.php/abditani/article/view/59 PKM PEMBUATAN KRIPIK MATA SAPI COKLAT KENARI UNTUK MENAMBAH PENDAPATAN KELOMPOK IBU-IBU PKK DESA KAMPALA KECAMATAN EREMERASA KABUPATEN BANTAENG 2020-10-19T05:32:04+00:00 St Sukmawati stsukmawati.s@umi.ac.id Dahlia stsukmawati.s@umi.ac.id <p>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Pergurunan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh civitas akademik khususnya bagi tenaga pendidik (dosen). Kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah Pengolahan Kripik Mata Sapi Coklat Kenari bagi para ibu-ibu PKK di Desa Kampala Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng untuk menambah pendapatan mereka. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Bapak Kepala Desa n ibu ketua PKK Desa sehingga para ibu-ibu PKK diharap aktif dalam kegiatan ini. Dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan ibu-ibu PKK dapat memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh untuk dibuat kripik sebagai camilan. Kripik Mata Sapi Coklat Kenari ini dapat dijual sebagai oleh-oleh dari Desa Kampala, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng.</p> 2020-10-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Abditani