PENDAMPINGAN MASYARAKAT TENTANG PENANGANAN PASCA PANEN DAN MANAGEMEN USAHA PERTANIAN DI KAMPUNG BOGOR KABUPATEN MANOKWARI
DOI:
https://doi.org/10.31970/abditani.v6i2.217Keywords:
Kripik.Pasca panen, Managemen usaha.Abstract
Kampung Bogor di Kabupaten Manokwari Papua Barat merupakan daerah binaan Universitas Papua yang memiliki potensi pertanian teristimewa tanaman pisang dan singkong. Peruntukkan tanaman pisang dan singkong lebih banyak diperuntukkan untuk dijual dalam bentuk mentah dibandingkan dikonsumsi. Kelebihan produksi tanaman pisang dan singkong tanpa diimbangi dengan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam penanganan pasca panen menyebabkan permasalahan melimpahnya produk pertanian yang busuk dan terbuang. Situasi ini menjadi hal yang dilihat oleh tim Faperta Unipa untuk memberikan pendampingan. Tujuan pendampingan tim Faperta Unipa adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat tentang penanganan pasca panen produk pertanian, dan managemen usaha produksi pertanian. Hasil pendampingan memberikan hasil bahwa, masyarakat telah memahami proses pembuatan kripik pisang dan kripik singkong, serta bersedia untuk mencoba usaha kripik dengan melibatkan anggota keluarga untuk bekerja sama.
References
Anonimous. (2004). CARA PENANGANAN PASCAPANEN YANG BAIK KOMODITI HORTIKULTURA. Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura. Ditjen Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Departemen Pertanian.
BPS. (2014). Kabupaten Manokwari Dalam Angka. BPS .
Iriani Y.Eluxinda. (2010). Analisis Nilai Tmbah dan Saluran Distribusi pada Penanganan dan Pengolahan Pasca Panen Padi (Di desa Sudimoro, Kecamatan Mengaluh, Kabupaten Jombang. Universitas Brawijaya.
Rumahrupute. B. (2007). Pengembangan dan Pasca Panen Pisang. Prosiding Seminar Nasional?: Akselerasi Inovasi Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi Mendukung Ketahanan Pangan di Wilayah Kepulauan.
Sagala, E., & Suwarto. (2017). Manajemen Panen dan Pasca Panen Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz) untuk Bahan Baku Industri Tapioka di Lampung. In Bul. Agrohorti (Vol. 5, Issue 3).