SOSIALISASI DAN APLIKASI METABOLIT SEKUNDER MIKROBA ANTAGONIS UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT DAN MENINGKATKAN HASIL TANAMAN JAGUNG DI KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS JAWA TENGAH

  • Loekas Soesanto
  • Abdul Manan universitas jenderal soedirman
  • Endang Mugiastuti
Keywords: metabolit sekunder; jagung; penyakit tanaman

Abstract

Kelompok tani “Mugi Rahayu”  Desa Tambaksogra,  Kecamatan Sumbang  Kabupaten Banyumas Jawa  Tengah merupakan  kelompok  tani  yang banyak mengusahakan tanaman  jagung.  Permasalahan  utama  yang dihadapi dalam peningkatan  produksinya  adalah tingginya serangan penyakit tanaman. Sosialisasi pengelolaan penyakit jagung dengan  menggunakan  metabolit sekunder mikroba antagonis perlu  dilakukan.  Tujuan  kegiatan  adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani tentang  penyakit tanaman jagung serta tindakan pengelolaannya dengan metabolit sekunder. Permasalahan mitra diatasi dengan beberapa inovasi teknologi,  yang  dilakukan  dengan  metode  transfer  teknologi  melalui  pendidikan,  pelatihan, demplot,  dan  pendampingan. Kegiatan  sosialisasi  mampu  meningkatkan  pengetahuan  petani  tentang  jenis  penyakit jagung,  pengendaliannya,  dan  pengendalian  yang  ramah  lingkungan sebesar 72,98%.  Sedangkan.  kegiatan  pelatihan  perbanyakan  dan  metabolit sekunder  mampu  meningkatkan kemampuan petani masing-masing sebesar 48,57 %  dan 34,09 %. Pertumbuhan dan hasil jagung pada petak  metabolit sekunder setara dibandingkan dengan petak petani dengan menggunakan pestisida kimia sintetik

Published
2019-10-30
Section
Articles