PENINGKATAN NILAI TAMBAH KONSUMSI PANGAN PRODUK MIE SAGU BAKSO IKAN LOKAL DESA BALIASE KECAMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI

  • Syamsiar Syamsiar
  • Amalia Noviyanty Universitas Tadulako
  • Chitra Anggriani Salingkat Universitas Tadulako
  • Sulmi Sulmi Universitas Tadulako
Keywords: industri, tepung sagu, mie sagu, bakso ikan

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan bahan pangan lokal yang sudah ada melalui upaya diversifikasi pangan.Tepung sagu merupakan salah satu bahan pangan yang mengandung karbohidrat cukup tinggi yang digunakan oleh sebagian besar penduduk sebagai makanan sampingan yang berada di pedesaan bahkan di perkotaan, oleh sebab itu perlu tetap dikembangkan usaha sagu secara berkesinambungan sebagai bahan baku industri rumahtangga pangan dengan target khusus adalah memberikan peluang kerja bagi masyarakat untuk berwirausaha dengan memanfaatkan tepung sagu dan ikan basahsebagai bahan baku, sehingga memberikan nilai tambah dan memberikan pelatihan pembuatan produk mie sagu bakso ikan. Metode yang akan diterapkan yaitu metode pendekatan klasikal dan individual. Pendekatan klasikal dilakukan pada saat penyampaian materi di lapangan dalam bentuk demplot tentang teknik olahanĀ  produk tepung sagu bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar olahan mie sagu dan dipadukan dengan bakso ikan. Pendekatan individual dilakukan pada saat praktek di lapangan yang mana peserta yang telah diberi pendidikan dan pelatihan diharapkan dapat menyebarluaskan kepada anggota masyarakat lainnya. Hasil dari kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK mampu memproduksi mie sagu dan bakso ikan secara mandiri sehingga dapat dikonsumsi untuk skala rumah tangga maupun skala industri untuk peningkatan nilai tambah konsumsi dan tambahan penghasilan.

References

Arinsarani D. 2018. Pengaruh Jenis Ikan Dan Jenis Pengenyal Terhadap Kualitas Bakso Ikan. Skripsi S-1. Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknik, Universitas Pasundan, Bandung.
BPS Provinsi Sulawesi Tengah. 2013. Sulawesi Tengah Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah, Palu.
Engelen A., Nurhafnita. 2018. Karakteristik Mi Sagu (Metroxylon sagu) Kering Dengan Penambahan Sari Kunyit (Curcuma domestica) Sebagai Pewarna Alami. JTech, 6(2): 49-54.
Mareta, D. T. dan S. N. Awami. 2011. Pengawetan Ikan Bawal Dengan Pengasapan Dan Pemanggangan. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. 7:37-47.
Mulyadi AF, Wijana, Susingsih, Dewi IA dan Putri WI. 2014. Karakteristik Orgenoleptik Produk Mie Kering Ubi Jalar Kuning (Ipomoea batatas) Kajian Penambahan Telur dan CMC. Jurnal Teknologi Pertanian, 15(1): 25-36.
Rinto, Tamrin, Muzuni. 2017. Pengaruh Substitusi Tepung Sagu (Metroxylon sp.) Terfermentasi Dan Penambahan Putih Telur Terhadap Penilaian Sensorik Dan Nilai Gizi Mie Kering. Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, 2(3): 631-640.
Yuliani H., N. D. Yuliana., S. Budijanto. 2015. Formulasi Mi Kering Sagu dengan Subtitusi Tepung Kacang Hijau. Agritech, 35(4): 387-395.
Published
2019-10-30
Section
Articles