PKM APLIKASI PENGOLAHAN SAMPAH UNTUK MENSEJAHTRAKAN MASYARAKAT RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS INKUBATOR PAKAN TERNAK DI KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH

  • Safriyanto S Maruka Politeknik Palu
  • Yudin Ibrahim Politeknik Palu
Keywords: limbah pasar, produk pakan, kelompok mitra

Abstract

Program PKM ini merupakan program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan  untuk mengembangkan kelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi melalui kelompok peternak ikan lele. Program PKM ini sasarannya adalah  untuk membangkitkan wirausaha melalui kelompok home industri pengolahan limbah ikan. Program PKM  ini akan dilaksanakan di Kelurahan Kalukubula  Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi yang memiliki potensi dekat dengan sumber air. Oleh karena itu masyarakat banyak yang berusaha melalui  ternak lele. Kelompok ini merupakan kelompok mitra yang diberi nama kelompok Momi dan kelompok Mitra Sejahtera yang beranggotakan 15 orang dan dapat mempekerjakan 8 orang setiap kelompok. Metode pelaksanaan dikembangkan dalam program ini adalah metode penyuluhan dan pelatihan meliputi pelatihan teknis dan pelatihan non teknis. Pelatihan teknis merupakan  pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG). Melalui metode ini terjadi transper pengetahuan, transper keterampilan dan transper teknologi khususnya Teknologi Tepat Guna (TGG) kepada kelompok mitra Dengan program PKM  ini kelompok mitra berdaya sehingga mampu mengakses potensi yang dimilikinya Sedangkan pendekatan yang dikembangkan adalah pendekatan learning by doing artinya belajar sambil bekerja/berusaha. Oleh karena itu kelompok mitra dapat mengembangan usahanya secara  berkelanjutan menuju kemandirian kelompok. Adapun alur pelaksanaan program PKM ini dimulai dari, 1) Tahap persiapan, yang terdiri dari tahap : (a) penyiapan bahan administrasi sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan sosialisasi, (b) melakukan koordinasi dengan mitra untuk mengetahui kesiapan kelompok (c) menyiapkan jadwal sosialisasi menyesuaikan dengan perencanaan kegiatan yang telah terprogram, (d) pembagian tugas tim dalam hal pemberian materi kepada mitra sesuai kompetensi, dan (e) menyiapkan materi pelatihan 2) tahap pelaksanaan, yang terdiri dari : (a) sosialisasi pelatihan pengolahan limbah ikan menjadi pakan ternak,  (b) diskusi terbatas mengenai pemahaman wawasan dan keterampilan, dan (c) praktek pelatihan langsung bagi mitra, (d) memberikan penilaian terhadap produk yang dihasilkan oleh mitra.

References

Badan Pusat Statistik Kota Palu, 2015, Kota Palu dalam Angk, Palu
Badan Standardisasi Nasional. 2009. Standar Nasional Indonesia (SNI) Tepung Ikan. Badan Standardisasi Nasional (BSN). Jakarta.
Damanhuri, Enri, 2013, “Permasalahan dan Alternatif Teknologi Pengelolaan Sampah Kota di Indonesia” , Prosiding Seminar Teknologi untuk Negeri, Vol. I. Hal. 394-400
Dirjenak. 2010. Analisa Pembangunan Pabrik Pakan Ikan Skala Kecil dan Proses Pengolahan Pakan. Direktorat Ternak Non Ruminansia. Direktorat Jendral Peternakan. Jakarta.
Hermawan dan Roesman. 2012. Perilaku Pedagang Sayur Dalam Mengelola Kebersihan Lingkungan Hidup. Jurnal Bumi Lestari Vol. 8 No. 2. Tasikmalaya: Universitas Siliwangi.
Kastasasmita , Ginanjar, 2013, Pembangunan untuk Rakyat, Jakarta, ustaka, Cidesindo
Published
2018-12-15
Section
Articles